Headlines News :
Home » , » Kebun Raya Liwa Bagaimana Kelayakan Dan Kelanjutanya

Kebun Raya Liwa Bagaimana Kelayakan Dan Kelanjutanya

Ditulis Oleh Satelit Post Online | Jumat, 28 Maret 2014 | 22.36

Maret, 28/2014
Dwi Karyanto Sutoyo 


Lampung Barat SSP Online ; Rencana menyangkut Kebun Raya liwa sudah hampir sepuluh tahun berjalan, namun hingga berita ini diterbitkan belum terlihat dengan jelas pelaksanaan pembangunan dimaksud ,kebun Raya atau Botanic Garden adalah lembaga atau institusi yang mengkoleksi tanaman hidup dan mendokumentasikannya untuk tujuan penelitian ilmiah, konservasi, tampilan dan display dan pendidikan . 

Membangun kebun raya yang rencananya akan dibuat diliwa, dalam pembangunan kebun raya dimaksud berdasarkan sumber yang dapat dipercaya menelan biaya sebesar 300 Milyar dengan dana pemerintah pusat, sementara rencana pembangunan yang notabene akan dibuat diliwa hingga saat ini belum begitu jelas atas program kearah dimaksud . Pemerintah lampung barat seharusnya transparan dalam pelaksanaan program dimaksud , sehingga setiap perkembangan dapat diketahui oleh masyarakat luas, termasuk berapa biaya yang sudah masuk dan dipergunakan untuk apa saja . 

Sementara dasar pembuatan Kebun Raya Liwa menurut institusi dinas pemkab lambar sudah memiliki PERPRES ( Peraturan Presiden ) dan baru mehnyusun Master Plan dan Amdal( Analisa Dampak Lingkungan ) belum ada , artinya pelaksanaan masih jalan ditempat , Ungkap Direktur LSM Lumbung Informasi Tepat Akurat . 

Lokasi pembangunan Kebun Raya Liwa akan ditempatkan di seputar lokasi perumahan Pemda Liwa ditas perbukitan tepatnya masuk daerah pemukiman masyarakat  Taman Jaya Desa Kubu Perahu Liwa ( Balik Bukit ) dan diperkirakan luas lahan yang akan digunakan lebih kurang 100 Ha, Sementara tanaman yang akan ditanam di Kebun Raya, yang akan menjadi tanaman koleksi, mempunyai kriteria tertentu. Tanaman-tanaman tersebut dikoleksi dengan melalui tahapan-tahapan pemilihan serta lengkap datanya sehingga mempunyai nilai di bidang ilmu pengetahuan. Tanaman-tanaman koleksi ini ditanaman di kebun dengan penataan menuruti kaidah-kaidah ilmu pertamanan sehingga nampak indah. Keindahan dan muatan ilmiah yang terkandung tanaman koleksi ini menarik minat masyarakat luas untuk mengunjunginya dan menjadikannya tempat rekreasi yang sehat, segar, nyaman dan berpengetahuan, artinya dalam pembuatan kebun raya harus spesifikasi dan dilakukan oleh tenaga ahli khusus, apakah pelaksanaan hal dimaksud akan terselenggara dengan baik, dan persoalan lain harus tetap memperhatikan situasi alam, sehingga apa yang sudah dibangun tidak akan berdampak dalam arti hanya menghabiskan uang negara Ungkap Dwi Karyanto . 

Masih menutunya tata nama, daya guna dan perbanyakan tanaman koleksi terus menerus diteliti untuk berbagai keperluan, termasuk keperluan pendidikan, pengobatan, ekonomi, konservasi dll. Dengan pemasangan papan-papan keterangan pada taman dan tanaman yang berdayaguna, selain sebagai tempat wisata, kebun raya sekaligus berfungsi sebagai tempat pendidikan. Masyarakat umum yang mengunjungi kebun raya yang tadinya bermaksud hanya untuk berekreasi semata, akan pulang dengan tambahan wawasan dan pengetahuan di bidang botani dan konservasi, Imbuh Dwi Karyanto 


Di bidang ekonomi, sebagai contoh, secara langsung fungsi ini dikerjakan oleh Kebun Raya Bogor dengan jalan mengkoleksi tanaman-tanaman berguna, tanaman industri yang didatangkan dari berbagai daerah baik dari dalam maupun luar negeri, diteliti dan di budidayakan sebagai tanaman komoditi perdagangan (contoh: Kina, karet, kelapa sawit, tembakau, sayur mayur, dll). Semua fungsi yang ada di dalam kebun raya tersebut dilaksanakan secara bersamaan (simultan). Untuk memenuhi fungsi-fungsi pengembangan lainya .

Penunjukan liwa sebagai Kebun Raya yang ada dipropinsi lampung bisa dikatakan syah dan harus mendapat pengawasan pemerintah pusat, sehingga semua syarat harus bisa terselenggara dengan baik, sehingga semua permasalahan perencanaan harus matang, kemudian guna menselaraskan fungsi Kebun Raya yang sesungguhnya harus ditunjang dengan fasilitas lain yang berfungsi sebagai bentuk mempermudah penjualan atas manfaat kebun raya dimaksud, karena jelas beberapa fungsi mengutamakan sebagai wujud yang dipandang dari sisi ekonomi guna meningkatkan Pendapatan Daerah, artinya selain pengawasan yang intensif perlu dilakukan pengkajian yang lebih matang atas hal dimaksud , Pungkas nya . 
Bagikan :

Posting Komentar

 
Support : Satelit Indonesia Online | Dwi Yuli Karyanto Sutoyo | LSM-LITA
Copyright © 2012 - 2014. Satelit Sumatera Post Online - All Rights Reserved
Template : Creating Website | Mas Template | Telaga Pandan
Powered by Blogger