Senin, 3/3/2014
Jabar SSP , Ditemukanya air terjun hasil limbah industri di
jawa barat dan kiranya pemerintah bias bertindak tegas atas adanya masalah ini,
pihak Badan Lingkungan Hidup segera menurunkan Tim guna melakukan analisa
dampak lingkungan, sehingga masyarakat sekitar lokasi ini bahkan Jakarta tidak mengalami
masalah akibat dari limbah dimaksud .
Greenpeace m mengunjungi
sebuah obyek wisata yang sengaja "disembunyikan" di tengah persawahan
warga di anak sungai Cihaur yang bermuara di Sungai Citarum, Cipeundeuy,
Padalarang, Jawa Barat, yaitu sebuah air terjun warna-warni yang tercipta berkat hasil pembuangan limbah kimia berbahaya
oleh beragam industri di sekitar area tersebut. Namun untuk mengunjungi air
terjun ini, atau setidaknya jika ingin mendekatinya, kita harus menggunakan
pakaian pelindung bahan kimia berbahaya, dan masker, serta kacamata pelindung,
agar tidak terkontaminasi oleh bahan kimia berbahaya seperti Mangan (Mn)
Chromium Heksavalen (Cr6+) Alkylphenol , Cadmiun (Cd), Merkuri (Hg) Tembaga
(Cu) yang beberapa di antaranya bersifat karsinogenik, atau senyawa yang bisa
menimbulkan kanker pada manusia, selain gangguan pada ginjal. Dan yang tak
kalah hebatnya adalah aliran air terjun warna warni bersuhu tinggi ini terus
mengalir membawa limbah beracunnya ke Sungai Citarum, sungai yang memasok 80%
sumber air baku untuk warga Jakarta, dan sungai yang menjadi sumber
irigasi ribuan hektar lahan pertanian di sepanjang alirannya. Terimakasih
kepada ketidaktegasan pemerintah daerah dalam menindak pelaku pencemaran dan
pelaku industri yang senantiasa menempatkan keuntungan diatas kepentingan
masyarakat banyak atas.
Elemen mendesak pemerintah segera mengambil langkah guna pengamanan lokasi dan mencari solusi terbaik agar limbah ini tidak membahayakan masyarakat .Oleh sebabnya pemerintah pusat melalui tim ahli agar segera turun ke lokasi ungkap Aktifis Lumbung Informasi Tepat Akurat wilayah Jawa Barat, dan Yayat Sumantri memberikan sebuah masukan kepada masyarakat agar kiranya tidak bermain disekitar lokasi dimaksud, sebab menghindari hal yang membahayakan bagi kesehatan, Pungkasnya ( TIM SSP - Jabar );

Posting Komentar