Headlines News :
Home » » Polres Lampung Barat Selidiki Pencuri Komponen Alat Berat

Polres Lampung Barat Selidiki Pencuri Komponen Alat Berat

Ditulis Oleh Satelit Post Online | Rabu, 05 Maret 2014 | 19.02



Rabu, 5/3/2014 

Pesisir Barat SSP Online, Polres lampung barat diminta segera selidiki pelaku pencuri komponen alat berat milik pemkab pesisir barat, sangat dimungkinkan pelaku merupakan jaringan mafia pencuri alat eksavator dilampung .  Mohon dilakukan pemeriksaan atas Operator dan Kelompok Pengelola Alat dimaksud . Karena masalah ini sepertinya disembunyikan oleh pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Pesisir Barat . 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa Exsavator milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kabpaten Pesisir Barat telah dicuri Komponen alatnya berupa Planeteri Gier yang berfungsi sebagai penggerak Track , artinya alat ini sangat vitas dan harga alat ini berkisar antara 80 Juta Hingga 90 Juta apabila dipesan langsung di United Traktor ( UT) dan sifatnya harus inden . Ungkap Tim Pncari Fakta LSM Lumbung Informasi Tepat Akurat .

Pencurian komponen alat berat ini terjadi pada malam hari dan  pencuri tentunya sudah biasa dengan pekerjaan ini, dan tidak bias dilakukan oleh sembarang orang, artinya pelaku sudah paham bagian mana saja yang berharga dari exsavator dimaksud . Hal ini sudah pernah dikompirmasikan dengan Kadis Kelautan Pesisir Barat , dan Syaipul untuk tahap awal mengaku tidak tahu menahu tentang kejadian dimaksud, dan setelah ditunjukan kepada yang bersangkutan beberapa poto komponen alat dimaksud, Kadis mengatakan kepada SSP bahwa saat kejadian ianya tidak berada ditempat, namubarang sejenis  sebenarnya dan seharusnya pihak yang dipercaya guna mengelola exsavator dimaksud harus lapor kepada Kadis selaku penanggung jawab alat dimaksud ( Exsavator ), agar bias diketahui segera apa sebenarnya yang terjadi .
Berdasarkan Hasil Input informasi dilapangan harga yang sudah ditentukan oleh pihak mereka, menurut keterangan  Saksi bahwa, Kronologis kejadian saat kejadian alat berat tersebut tidak ada yang mengobtrol dan operator yang menjalankan juga tidak berada dilokasi, bahkan pihak penyewapun tidak menjaga, namun setelah kejadian adanya kehilangan, ada pihak yang menawarkan  barang sejenis ( Planeteri Gier) dan menyatakan siap untuk membantu dan mengadakan alat dimaksud. Dan menawarkan mereka akan mengupayakan alat dimaksud dengan waktu yang cepat, dan pihak dimaksud berinisial “ R” , setelah disepakati harga dimaksud, senilai 60 Juta , maka Pihak yang menawarkan memasang alat tersebut dengan menggunakan Mekanik yang berinisial “ N” dimana N adalah mekanik dari sebuah perusahaan di wilayah bengkunat , sementara asal barang berdasarkan saksi dilapangan berasal dari “ ag” diteluk Betung .

Dengan Kronologis diatas, artinya komponen alat dimaksud sudah terjadi dicuri orang , artinya komponen exsavator dimaksud sduah lepas dari tempat nya, artinya sebuah Tindak Pidana Sudah Terjadi , sehingga pihak institusi Hukum harus melacak kebenaran asal pemebelian barang dimaksud, atau apakah alat yang ditawarkan dimaksud memang alat milik Exsavator tersebut, dan setelah terang maka akan terlihat apa sebenarnya yang terjadi, yang jelas sudah ada sekelompok orang tertentu yang berniat mencari keuntungan sendiri maupun keuntungan beberapa orang atas kejadian tersebut, dengan melawan hokum dan mengambil seluruh atau sebagian hak orang lain dengan dilakukan pada malam hari . Indikasi-indikasi dimaksud merupakan petunjuk secara jelas siapa sebenarnya pelaku pencurian dan dari mana alat pengganti dimaksud, benarkan hasil dari sesuatu yang patut dan tidak melanggar hokum atau alat tersebut juga hasil curian dan dijual belikan .

Ememen melihat ketidak seriusan Kadis kelautan untuk mempertemukan pihak LSM Lumbung Informasi Tepat Akurat dengan Pihak Pengelola dan Pihak yang mencarikan alat pengganti, guna melakukan koordinasi dan mencari tau dan mencari kejelasan bagaiman dan darimana alat dimaksud, sehingga akan ketemu siapa sesungguhnya pelaku pencurian dimaksud  dan agar segera terungkap serta pelakunya dilakukan penangkapan dan penahanan , dan tanpa terkecuali siapapun mereka . Tegas Dwi Karyanto . ( TIM SSP ONLINE )



Bagikan :

+ komentar + 1 komentar

5 Maret 2014 pukul 19.31

oke

Posting Komentar

 
Support : Satelit Indonesia Online | Dwi Yuli Karyanto Sutoyo | LSM-LITA
Copyright © 2012 - 2014. Satelit Sumatera Post Online - All Rights Reserved
Template : Creating Website | Mas Template | Telaga Pandan
Powered by Blogger